Ketika kita ingin memberikan gambar pada kaos/baju bisa menggunakan dua cara yaitu sablon dan bordir. Sablon sendiri memiliki beberapa jenis, dengan karakter masing-masing yang berbeda. Sablon akan menghasilkan hasil jadi yang maksimal jika digunakan sesuai dengan warna kaos/baju dan keinginan penggunaan kaos tersendiri misalnya digunakan pada outdoor, mudah disetrika, dan masih banyak lagi.

Berikut beberapa jenis sablon yang sering digunakan oleh Indogarment!

  1. Plastisol

Plastisol merupakan jenis sablon oil-based/minyak, karakter plastisol cukup tebal dan sangat terasa unsur karet-nya dibandingkan dengan sablon rubber. Kelebihan sablon jenis ini sangat awet, tahan lama, mampu menghasilkan gambar yang tajam dan detail. Sablon jenis ini tidak boleh terkena langsung suhu panas contoh: setrika panas, karena akan merusak gambar sablonnya. Namun meskipun begitu, anda bisa menyiasati-nya dengan membalik kaos pada saat proses penyetrikaan.

  1. Glitter

Jenis sablon glitter ini berbentuk tinta yang dikombinasikan dengan bubuk metalik / mengkilat. Glitter adalah pewarna yang terbuat dari micca yang digunakan untuk menghasilkan efek kerlap kerlip pada lapisan terakhir sablon kaos. Biasanya sablon glitter menggunakan bahan medium yang dicampur dengan glitter itu sendiri.

Hasil sablon dari glitter akan tampak modern dan glamor karena unsur transparan yang dihasilkan. Sablon glitter memiliki beragam jenis permukaan, dari mulai yang berbentuk paling halus hingga yang berbentuk paling kasar.

  1. Discharge

Sablon ini sering di bilang “sablon cabut warna“, ini karena karakter dari sablon discharge, membakar dan menggantikan warna dasar pada kaos. Sablon jenis ini cocok menggunakan bahan kaos yang reaktif, seperti cotton combed 30s. Cat dengan kemampuan mengubah warna dasar bahan, bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna kainnya harus dipilih dengan yang
dischargeable.

  1. Rubber

Nama lain dari sablon ini adalah sablon karet. Sablon dengan menggunakan tinta ini bisa menutup serat-serat kain dan mempunyai efek timbu. Digunakan pada kaos berwarna gelap maupun terang. Teksturnya lembut dan karakternya menutup serat kain. Jenis rubber ini biasanya dimanfaatkan untuk sablon dasar sebelum kain disablon dengan yang lain. Keunggulannya adalah sablon ini cenderung awet, bisa disetrika, dan harganya yang cukup murah.

  1. Foam

Dinamakan foam (busa) karena memang hasil sablonan dengan menggunakan tinta ini memberikan efek timbul bundar menyerupai busa dengan warna kusam.

Bahan dasarnya karet, jadi sedikit elastis. Sablon foam ini bisa dicampur dengan sablon rubber atau plastisol. Cat karet yang akan timbul seperti foam dan lebih timbul dari sablon rubber, sablon ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.

  1. Sw (superwhite)

Sablon jenis water-based mempunyai karakter menyerap kedalam serat kaos. Tekstur sablon superwhite tidak terasa apabila disentuh pada bagian sablonnya, karena jenis sablon water-based menyerap pada serat kaos-nya.

Sablon jenis ini tidak berpengaruh apabila disetrika, apabila telah lama di cuci pakaian akan menghasilkan efek vintage, karena warna yang dihasilkan sablon ini cenderung redup, tidak se-cerah oil-based

 

Untuk keperluan produksi baju untuk event, promosi, perusahaan, brand, komunitas, dll baik kaos, poloshirt, kemeja, jaket, dan lain-lain jangan ragu untuk mempercayakan produksi anda ke kami. Kami merupakan vendor konveksi kaos di Bandung sejak tahun 2009 yang memiliki tenaga kerja berpengalaman di bidang konveksi. Hubungi tim marketing kami untuk informasi lebih lanjut :
Line : indogarment

Whatsapp : 081221607050