1 .) Diadora, Lotto, Adidas
Ketiga jenis kain diatas adalah bahan yang paling sering digunakan untuk bahan jaket sport, karena memiliki sifat yang menyerap keringat dan dingin saat di pakai, sangat baik digunakan untuk berolahraga. Nama yang dipakai diambil dari merek yang sering menggunakan bahan tersebut. Lotto dan Diadora adalah bahan jaket yang agak mengkilat, Diadora agak lebih tebal, sedangkan Adidas lebih tidak mengkilat.
2.) Terry/Babyterry
Bahan katun yang sangat nyaman untuk jaket atau sweater, tebal namun tidak panas karena tidak berbulu. Cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis. Bahan ini mirip dengan Fleece, hanya serat (alurnya) lebih kecil dan lebih halus tidak berbulu. Penggunaannya hampir sama dengan bahan Fleece. Untuk serat yang lebih kecil lagi dinamakan Baby Terry.
3.) Fleece
Berbulu pada bagian dalamnya (mengapa berbulu??karena dalam produksinya ada suatu proses untuk membuat bulu di bagian dalam yang disebut prosek garuk gan :D), sehingga menjadi lebih tebal dibanding terry dan lebih hangat. Sifat bahan ini adalah empuk, halus dan hangat. Cocok bagi mereka yang berada di wilayah cukup dingin. Namun ketika panas memakai jaket ini tidak panas kok..
4.) Kanvas
Bahan kanvas lapisan atasnya sedikit berbulu dan benang atau material ringan mudah menempel pada bahan kanvas. Kanvas pun bermacam-macam jenisnya, dari serat dan ketebalan yang berbeda-beda. Banyak digunakan sebagai bahan semi jas, karena bahan ini sangat casual saat di gunakan, dan terlihat sangat resmi.
5.) Taslan
Bahan jaket taslan sangat jarang karena bahan yang sangat bagus ,tahan air dan begitu lembut,. Biasanya bahan jaket ini hanya di produksi jika ada pesanan saja karena bahannya yang mahal dan tak mudah juga dalam pembuatannya.
6.) Mikro
Memiliki bahan yang sangat kuat untuk menahan angin dan tidak dingin jika di gunakan saat kita mengendarai motor di malam hari. Biasanya jaket ini disukai para laki-laki yang suka touring, Yang suka touring mana suaranya????
7.) Parasut/Parasit
Memiliki bahan yang mirip dengan bahan mikro, dan memiliki keunggulan tidak tembus air saat terkena hujan.
8.) Cordura
Bahan kain ini sudah terkesan kuno. kain ini bergaris-garis, dan selain sebagai bahan jaket, cordura juga bisa digunakan sebagai bahan celana dan juga tas.
9.) Drill
Bahan drill biasa digunakan sebagai bahan jaket-jaket yang menyerap keringat, sifat-nya halus dan dingin kalau dipakai, cocok untuk jaket running di sore hari atau di pake sehari-hari ,karena jaket ini sangat nyaman buat ber aktivitas.
10.) Tessa
Bahan yang digunakan untuk bikin jaket-jaket yang semi jas dan harga serta kualitas berada di bawah jas.
11.) Teteron
Sifat bahan kasar, ciri khas dari bahan ini adalah adanya serabut yang mirip garis. Tidak menyerap keringat dan panas. Agak kurang cocok untuk dibuat jaket sih sebenarnya, tetapi juga tetap ada juga peminatnya untuk memakai jaket dari bahan ini.
12.) Denim / Jeans
Bahan Demin/Jeans ini biasanya di gunakan untuk pembuatan celana jeans. Akan tetapi sekarang sudah banyak juga yang memanfaatkannya untuk dibuat jaket, rompi, topi, atau blazer. Coraknya yang cukup unik membuat jenis bahan ini disukai banyak orang. Teksturnya pun bervariasi, ada yang lembut dan kasar, tidak terlalu lentur, dan kuat.